Tuntutan Ketum PSSI Usai 2 Pemain Timnas Indonesia U-19 Dicoret

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

VIVA   –  Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan ultimatum setelah dua pemain Timnas Indonesia U-19 Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian dicoret.

Keduanya melakukan tindakan indispiliner berat seperti tidak ikut timbang institusi, telat datang latihan hingga kembali ke hotel pukul 03: 00 WIB.

Iriawan menguatkan, tidak ada tempat untuk pemain yang tidak disiplin di Tim nasional U-19. Dia menyebut para pemeran harus sepenuh hati menjalani setiap program yang diberikan pelatih.

Pasalnya, kegiatan Timnas U-19 ini harus dipertanggungjawabkan karena dibiayai rakyat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Tidak ada tempat di Tim nasional Indonesia U-19 bagi pemain dengan melakukan indisipliner, ” kata pria yang akrab disapa Iwan Bulai itu, dalam rilis PSSI.

“Uang yang digunakan ini dari rakyat. Maka, seluruh pemain harus serius. Tanpa main-main. Kalau main-main, pasti dicoret. Contohnya yang menimpa dua pemeran tersebut, ” tegasnya.

Sementara itu, pencoretan ini merupakan yang kedua kali bagi Serdy. Pemain muda Bhayangkara tersebut sebelumnya didepak dari skuad Garuda Muda sebelum keberangkatan TC ke Kroasia pada akhir Agustus 2020 kemarin.

Penyebabnya hampir sama, Serdy tak disiplin karena bangun kesiangan hingga datang terlambat saat latihan. Dia dicoret bersama teman sekamarnya Ahmad Afhridzal.

Photo:

  • Instagram. com/febrian13yudha

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri  sepakat dengan implementasi disiplin ketat di Timnas Nusantara U-19. Pencoretan Serdy dan Yudha menurutnya sudah sangat tepat.

“Dengan disiplin yang saksama, untuk menuju prestasi akan bertambah mudah ketimbang pemain yang kerap indisipliner, ” ucap Indra Sjafri.

Justin Gray