Kontroversi Diving Mohamed Salah Selimuti Hasil Liverpool

VIVA   – Kemenangan Liverpool atas West Ham United di Anfield, Sabtu 31 Oktober 2020, diwarnai kontroversi. Penalti yang didapat Liverpool, diduga terjadi sebab diving dari Mohamed Salah.

The Reds mendapat hukuman di menit 42 dan dieksekusi dengan sempurna oleh Salah. Akan tetapi, prosesnya terbilang cukup membingungkan untuk West Ham.

Pokok, saat itu Salah sedang menahan bola dan melakukan manuver babak demi melewati kawalan Arthur Masuaku. Ketika mau melewati Masuaku, Salah kemudian terjatuh.

Wasit Kevin Friend menetapkan titik putih, tanda terjadi pelanggaran. Dalam tayangan ulang, terlihat nyata bagaimana proses Salah terjatuh.

Dia tersangkut oleh berleha-leha Masuaku. Dan, insiden itu dianggap oleh manajer West Ham, David Moyes, sebagai bentuk dari kesengajaan dan aksi licik Salah yang mau menipu wasit.

Photo:

  • twitter. com/LFC

“Saya rasa, pemain kami mencoba meniadakan dan mengangkat tangan, karena ngerasa kecewa dengan aksi diving dengan dilakukannya, ” kata Moyes dilansir The Sun.

“Kecewa rasanya, mereka tak mengubah vonis. Mungkin di babak kedua, pemimpin berpihak kepada kami, tapi tidak sebelumnya. Saya kaget saat penalti diberikan atas aksi diving dalam babak pertama, ” lanjutnya.

Moyes mengaku kecewa timnya bisa kalah akibat adanya laku diving Salah. Menurutnya, West Ham tak layak menerima hasil tersebut.

“Kami kecewa. Beta tak mau bilang kami sial. Satu di antara gol mereka menguntungkan kami karena dianulir. Tapi, saat unggul 1-0, penalti bahkan diberikan, ” jelas Moyes.

Bukan cuma Moyes. Legenda Liverpool, Graeme Souness, juga memperhitungkan Salah melakukan diving.

Cara Salah jatuh, bagi Souness, tak wajar. Dan dijelaskannya, itu bagai kebiasaan bagi winger Mesir tersebut di setiap laga.

“Saya tak mau memberikan penalti kalau jadi wasit Premier League. Karena, saya melihat Lupa melakukannya berulang kali, ” nyata Souness.

Justin Gray